Selasa, 18 September 2012

'Dunia' Baru

Pernah ngerasain ada di dalam sebuah film waktu nonton film? baik di layar kaca, bioskop maupun komputer? Kalau saya sih jawabannya Sering.

Yak, film. Film itu bagi gue semacam kesenian yang komplit dan praktis. Komplit, semua unsur dari musik, visual dan alur cerita ada di dalam suatu film. Praktisnya, film bisa dibawa dan ditonton dimana saja. Sekarang, berbekal komputer, kita udah bisa nonton film.

Film itu bisa jadi 'Dunia' Baru bagi orang-orang kesepian, bukan secara fisik loh ya, kita lebih semacam merasa kesepian diantara keramaian manusia (jadi curhat). Kalau gue sendiri, pada waktu nonton film action, gue sering ngerasain gue ada di dalam film itu. Bukan sebagai orang ketiga, yang cuma diam dan ngeliatin si tokoh main. Gue lebih ngerasa sebagai salah satu saksi dan partisipan yang dapat membuat kejadian/scene itu terjadi.

Gue juga sering ngerasa asing setelah selesai nonton film. I feel like i don't belong to this thing what you call 'reality'. I belong to a huge world what you call 'movie'. Gue selalu merasa 'kosong' setelah nonton film, apalagi film yang penuh dengan fantasi (setidaknya itu anggapan lo tentang film superhero).

Pada saat gue nonton film, gue lebih memposisikan diri gue ada dalam film itu, meskipun gue terkadang suka mengamati efek dan lain-lain dari film tersebut. However, Let's enjoy what the crews have made for us. We pay for the movie, we feel the movie.

Feel free to live in the movie

Sabtu, 24 Desember 2011

RULES OF LIFE


1. Make peace with your past, so it doesn't spoil your present!
2. What others think of you, is none of your business
3. Time heals almost everything, give time, to do its job!
4. No one is the reason for your happiness, except yourself
5. Don't compare your life with other's you have no idea what their journey is all about
6. Stop thinking too much, it's alright not to know all the answer

Kamis, 08 Desember 2011

Lesson of the day

The difference between true education and vocational training has been cleverly blurred.
The first principle of people control is not to let them know you are controlling them. If people knew, this knowledge will breed resentment and possibly rebellion, which would then require brute force and terror, and old fashioned, expensive and not 100 % certain method of control.
It is easier than you think to control people indirectly, to manipulate them into thinking what you want them to think and doing what you want them to do.

One basic technique is to keep them ignorant. Educated people are not as easy to manipulate. Abolishing public education or restricting access to education would be the direct approach. That would spill the beans.
indirect approach is to control the education they receive.
It's possible to be a Ph.D., doctor, lawyer, businessman, journalist, or an accountant, just to name a few examples, and at the same time be an uneducated person. The difference between true education and vocational training has been cleverly blurred in our time so that we have people successfully practicing their vocations while at the same time being totally ignorant of the larger issues of the world in which they live.

The most obvious symptom is their absence of original thought. Ask them a question and they will end up reciting what someone else thinks or thought the answer was. What do they think, Well, they never thought about it. Their education consisted of learning how to use the library and cite sources.
That greatly simplifies things for the controller because with lots of money, university endowments, foundations, grants, and ownership of media, it is relatively easy to control who they will think of as authorities to cite in lieu of doing their own thinking.

Another technique is to keep them entertained. Roman emperors did not stage circuses and gladiator contests because they didn't have television. We have television because we don't have circuses and gladiator events. Either way, the purpose is to keep the people's minds focused on entertainment, sports, and peripheral political issues. This way you won't have to worry that they will ever figure out the real issues that allow you to control them.

Just as a truly educated person is difficult to control, so too is an economically independent person. Therefore, you want to create conditions that will produce people who work for wages, since wage earners have little control over their economic destiny. You'll also want to control the monetary, credit, and banking systems. This will allow you to inflate the currency and make it next to impossible for wage earners to accumulate capital. You can also cause periodic deflation to collapse the family businesses, family farms, and entrepreneurs, including independent community banks.

im saying the elites of society the high earners leeches the rich the politions do not have your interests at heart.
so free yourself from a dependance to an inflatable megear cash income after securing a place to live and grow food and or raise lifestock
because otherwise you will findyourself stuck with a brand and not enough stuff at hand


source: the person who always makes me smile

Sabtu, 19 November 2011

The Fray - You Found Me

Hey, Jadi kali ini bukan 'membahas' sih, lebih kayak ngasih tau salah satu lagu yang *cukup* menyentuh. Bukan tentang percintaan, tapi lebih ke-Ketuhanan.

Lagunya berjudul You Found Me dari The Fray. Lagu ini sih sebenernya cukup simple untuk temanya. Tentang kegalauan seseorang akan ada atau tidaknya tuhan sebenarnya.

well, just check this out

Jumat, 18 November 2011

SAVE ORANGUTAN!

hey, i'm back! well, postingan kali ini gue akan cerita tentang SAVE ORANGUTAN!

Seperti yang kita ketahui, orangutan adalah spesies yang sekarang sudah langka. Indonesia punya spesies itu. Kita patut bangga akan hal itu. Sayangnya, kita kurang memperhatikan spesies indah dari negeri kita itu.

Gue tadi sempat nonton BBC Knowledge, dan ada acara tentang orangutan. Acara tersebut membahas tentang upaya upaya perlindungan orangutan di Kalimantan. Dan gue sangat tersentuh banget oleh tindakan seorang bule yang bernama Chanee yang berjuang untuk menyelamatkan orangutan. Sebenarnya bukan cuma orangutan saja yang dia selamatkan, tapi juga proboscis monkey dan hewan hewan eksotik lainnya.

Chanee ini membantu menyelamatkan primata primata yang eksotik ini melalui siaran radio. Didalam siarannya, pasti terselip satu iklan yang berisi bahwa kalo ada pendengarnya yang punya informasi tentang primata primata yang tersiksa atau luka dan semacamnya ini, diharapkan menghubungi radio tersebut.

Sekarang, Chanee dan timnya sudah mempunyai sejenis 'penangkaran' untuk binatang langka tersebut. 60% binatang-binatang tersebut berasal dari laporan para pendengar radionya. Didalam penangkaran tersebut, hewan hewan eksotis itu akan di check tentang kesehatannya dan lain lain. Hingga, pada waktunya, mereka akan di lepaskan ke alam bebas. Hal ini dimaksudkan agar tujuan Chanee dan timnya ini tidak menyimpang dari 'melestarikan hewan eksotis'.

Well, untuk lebih jauhnya tentang tindakan tindakan Chanee dan timnya yang keren ini bisa di cek di http://www.mikebirkhead.com/GoodMorningKalimantan.htm

Dan untuk mengetahui lebih lanjut tentang orangutan bisa di liat di http://www.orangutan.or.id

So, what are you waiting for? Save them right now!

Kamis, 17 November 2011

Iskandar Widjaja :3 (reblogged from afin's)

Jadi, semalem ada acara Art of Violin gitu di Tembi. Resitalnya Iskandar Widjaja. aaaaa aku udah nunggu resital ini dari September! :D
Jam 6 sore Tata kerumahku dulu, janjian mau berangkat bareng. Tapi kudu nunggu ortuku dulu buat nganter. Dan baru berangkat jam setengah 7 lebih. Pas kita otw, Gilang sms dia udah sampek. haha maaf kita ngaret ya Lang :B
Udah blabla kita sampek jam 7.15-an. Gilang cerita "aku udah liat Issi. dia keren banget". Ah envy sekali! Terus ternyata tempat resitalnya tu kecil banget. sama Aula Katamso-nya Tldn lebih gede aula Katamso. Pas ke tempat resitalnya, aku denger suara biola, ternyata itu Issi lagi latian. Dan sumpah baru denger dari jauh aja udah merinding banget. Apalagi liat orangnya langsung :3
Resital baru mulai jam 8 lebih. Dan here he was, a meter away from my seat.
Dan melihat Iskandar Widjaja secara langsung itu, semacam liat Edward Cullen versi lebih sempurna.
Peryama dia masuk itu, dia kayak vampir. Kulitnya putih banget, tinggi, kurus, dan agak merah disekitar mata.
Aku melting se melting meltingnya. aku merinding. aku pengen nangis. aku excited. ada MC mbuka acara, mbacain tata tertib resital blabla. Aku mulai ga sabar. And finally, he played. Ah, akan lebih surga kalau depanku itu anak kecil, bukannya mas-mas tinggi dan kepalanya ga bisa diem -____-
He was totally awesome! Aku ga bisa berenti senyum ngliatin dia. Ah melting :3
Resitalnya selesai jam setengah 10, dan ada signing-nya! Tapi harus beli CDnya seharga 150.000 . Dan crap the crab aku ga bawa uang *nangis di pojokan*. Dan hari ini ada masterclass-nya Issi. Dan aku udah pasti......nggak ikut. Aku mau ngapain disana nanti? Malah jadi anak ilang ntar ._.

(source: Afin's blog)

Rabu, 16 November 2011

surat tak tertuju

jika aku masih hidup sampai detik ini
itu pasti karena kuasa Tuhan
jika aku yang penuh dusta ini mati
itu pasti karena takdir memaksakan

beribu ribu kata telah keluar dari mulutku
mulut yang hina ini
berjuta juta pemikiran telah terbentuk
pemikiran yang meragukanmu

kebimbangan ini
kesuraman ini
kesunyian ini
menusuk sanubari

untuk apa aku hidup
untuk apa aku berjuang
untuk apa aku tersakiti
untuk apa aku terdiam

hidup dalam kesakitan ini
berjuang dalam fana ini
tersakiti dalam kesunyian ini
terdiam dalam kebimbangan ini

aku hilang arah
aku buta iman
aku tuli hati
aku gagu doa

tak dapat merasakan
tak dapat mengerti
apa siapa bagaimana
dunia ini berjalan